Tingkatkan Kualitas Siaran, KPID Babel Ajak Masyarakat jadi Relawan Pengawas Lembaga Penyiaran

PANGKALPINANG, Lintasbabel.iNews.id - Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, menggelar Forum Masyarakat Peduli Penyiaran yang dilaksanakan di Bangka City Hotel Kota Pangkalpinang, Kamis (23/11/2023).

Kegiatan yang bertema Sinergitas Insan Penyia-ran dalam Mewujudkan Siaran Berkualitas di Bumi Serumpun Sebalai ini, diikuti oleh sejumlah lembaga penyiaran, komunitas pendengar radio, organisasi kemahasiswaan, dan mahasiswa.

"Dalam proses pengawasan terkait siaran-siaran, KPID mengikutsertakan partisipasi masyarakat, karena keterbatasan sumber daya yang dimiliki KPID Babel. Salah satu tolak ukur keberhasilan dari KPID adalah bagaimana meningkatkan peran atau partisipasi masyarakat dalam melakukan pengawasan terhadap kualitas-kualitas siaran radio dan televisi, yang ada di Babel," kata Ketua KPDI Babel, M. Adha Al Kodri.

Hadirnya relawan ini, kata M. Adha, untuk semakin meningkatakan kualita penyiaran, dimana saat ini ada 48 lembaga penyiaran baik lembaga penyiaran publik, lembaga penyiaran publik lokal, dan lembaga penyiaran swasta, lembaga penyiaran berlangganan, lembaga penyiaran komunitas yang tersebar di Pulau Bangka dan Pulau Belitung.

"Artinya, lembaga penyiaran akan termotivasi atau terdorong untuk menyiarkan tayangan yang berkualitas, yang mendidik masyarakat. Saat ini, kegiatan forum dilaksanakan di Pulau Bangka, dan insya Allah di bulan Desember kita dilaksanakan di Pulau Belitung, tepatnya Kabupaten Belitung Timur," tuturnya.

Kegiatan Forum Masyarakat Peduli Penyiaran ini sendiri dibuka oleh Kadiskominfo Pemprov Babel, Sudarman yang juga sekaligus menjadi narasumber. KPID Babel juga menghadirkan 2 orang narsum lainnya, yakni Koordinator Bidang TKSP KPID Babel Izhar Yulia Amri, dan Dekan Fakultas Hukum Universitsa Pertiba, DR Syafri Hariansyah.

“Ketiga narasumber ini memberikan berbagai pengetahuan, aturan-aturan, perkembangan dari lembaga penyiaran, sampai kepada peran lembaga penyiaran dalam menyukseskan Pemilu 2024," ucapnya.

"Harapannya kita bersatu padu, melakukan sinergi dalam pengawasan, tujuan akhirnya adalah siaran berkualitas yang berdasarkan kearifan lokal yang ada di Babel. Sehingga babel dapat menjadi terkenal tidak hanya di tingkat lokal, tapi sampai ke nasional dan mancanegara," katanya.

Sumber: 
KPID Kepulauan Bangka Belitung
Penulis: 
ADG