KPID Kepulauan Bangka Belitung Sukses Gelar Sekolah P3SPS Angkatan IV

PANGKALPINANG — Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Kepulauan Babel sukses menggelar Sekolah P3SPS Angkatan IV, bertema peran lembaga penyiaran sebagai media informasi menuju Indonesia Emas 2045, yang diikuti 37 peserta dari lembaga penyiaran televisi dan radio di Babel, di Bangka City hotel Pangkalpinang, Kamis (8/8/2024).

Ketua KPID Babel M. Adha Al Kodri mengungkapkan, P3SPS merupakan pedoman dan standar bagi kegiatan penyelenggaraan penyiaran baik TV maupun radio di Indonesia. Kegiatan sekolah P3SPS tersebut telah rutin dilaksanakan oleh Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat maupun KPID di seluruh Indonesia.

“Kegiatan ini rutin digelar KPI Pusat maupun KPID seluruh Indonesia, salah satu landasannya adalah agar para insan penyiaran terutama para penyiar mengetahui bagaimana pedoman dan standarnya dalam bersiaran, sehingga tahu mana batasan-batasan yang boleh dan tidaknya,” ungkap Adha pada jurnalkhatulistiwa, Kamis (8/8/2024).

Dikatakannya, jika lembaga penyiaran telah mengetahui pedoman dan standar tersebut, maka mereka dalam melakukan kegiatan penyiarannya akan dapat memberikan informasi yang edukatif, informatif dan tidak melanggar isu-isu seperti SARA, maupun hoaks di tengah-tengah masyarakat.

“Yang menjadi tujuan akhir dari kegiatan ini adalah supaya lembaga penyiaran TV maupun radio kita akan bisa memberikan informasi yang edukatif dan informatif, jauh dari unsur-unsur SARA, unsur hoaks yang ada di dalam masyarakat kita,” ujarnya.

Ia pun mengaku, dalam penyelenggaraan anugerah penyiaran KPID Award, pihaknya memberikan ketentuan untuk nominator kategori presenter dan penyiar terfavorit dan terbaik, salah satu syarat wajibnya adalah memiliki sertifikat sekolah P3SPS tersebut.

“Ini juga menjadi penting, karena kami di dalam menyelenggarakan anugerah penyiaran atau KPID Award, untuk kategori presenter dan penyiar terfavorit yang menjadi salah satu syaratnya adalah mereka harus memiliki sertifikat P3SPS, yang hanya bisa didapatkan setelah mengikuti sekolah P3SPS ini,” tambahnya.

Selain itu, dalam penyelenggaraan Pilkada Serentak pada November nanti, pihaknya juga mengimbau agar lembaga penyiaran TV dan Radio, baik LPP, LPPL, LPS, LPK, maupun LPB yang ada di Babel agar dapat turut membantu dalam menyukseskan penyelenggaraan Pilkada nanti.

“Dengan ikut membantu mensosialisasikan, memberikan informasi yang edukatif kepada masyarakat terkait demokrasi, tentang Pilkada ini, khususnya bagi mereka para pemilih yang mungkin awalnya tidak peduli dengan demokrasi, tidak peduli dengan pemilu, mereka akhirnya mau datang ke TPS,” tuturnya.

Dengan begitu, lanjut dia, angka partisipasi masyarakat dalam Pilkada Serentak nanti akan meningkat. Di mana, pada Pilpres dan Pileg yang lalu, angka partisipasi masyarakat yang datang ke TPS sebesar 82%, sehingga ia berharap angka tersebut akan naik minimal 85% pada Pilkada mendatang.

Diakuinya, pihaknya juga telah melakukan koordinasi dengan pihak KPU Provinsi, Kabupaten dan Kota se Babel, agar terlibat aktif dalam kegiatan sosialisasi di lembaga-lembaga penyiaran, baik televisi maupun radio yang ada di Babel, termasuk pengaturan iklan di lembaga penyiaran tersebut.

“Kami terus berkoordinasi dengan pihak KPU Provinsi, Kabupaten atau Kota untuk melakukan sosialisasi, terkait pemilihan kepala daerah ini. Begitu juga terkait iklan di lembaga penyiaran, kami minta untuk bisa berikan porsinya kepada kami. Iklan apapun dari mereka kami yang mengatur, jadi konsepnya satu pintu di KPID, kami akan melihat TV dan radio mana saja yang memiliki ijin,” tegasnya.

Sumber: 
KPID Kepulauan Bangka Belitung
Penulis: 
jurnalkhatulistiwa