PANGKALPINANG (16 Juli 2024) – Komisi Penyiaran Indonesia Daerah Kepulauan Bangka Belitung Melakukan Monitoring dan Evaluasi (Monev) terhadap Lembaga Penyiaran Televisi di Kota Pangkalpinang. Kegiatan rutin ini mencakup evaluasi aspek isi siaran, administrasi lembaga penyiaran, serta sosialisasi penggunaan aplikasi similed.
Kunjungan ke trans Grup ( Trans TV dan Trans 7) Bangka Belitung diterima oleh Bapak Jovi Iskandar dan Bapak Andy, dua stasiun televisi swasta nasional ini merupakan bagian dari Trans Media telah lama dikenal sebagai penyedia program hiburan, berita, dan edukasi berkualitas. Untuk terus meningkatkan layanan dan memperluas jangkauan siaran, Trans TV dan Trans7 kini menyewa infrastruktur multiplex (MUX) dari Metro TV.
Kerjasama ini memungkinkan kedua stasiun televisi tersebut untuk memanfaatkan teknologi penyiaran digital yang lebih efisien dan berkualitas tinggi yang dimiliki oleh Metro TV. Dengan langkah ini, penonton di seluruh Indonesia dapat menikmati siaran dengan kualitas gambar dan suara yang lebih baik. Ini juga mencerminkan komitmen Trans Media untuk terus berinovasi dan beradaptasi dengan perkembangan teknologi dalam industri penyiaran, memastikan bahwa mereka tetap relevan dan kompetitif di pasar yang terus berkembang.
Ada juga aduan dari masyarakat terkait siaran televisi, yakni Trans TV dan Trans 7, Kedua stasiun televisi tersebut terkadang mengalami gangguan siaran yang menyebabkan penonton tidak dapat menonton program favorit mereka secara konsisten terkait jangkauan siaran dimana siaran bisa ditonton dengan lancar, tetapi pada waktu lain, siaran tersebut tidak dapat diakses sama sekali. KPID Kepulauan Bangka Belitung menerima masukan dari lembaga penyiaran untuk mengadakan family gathering bersama lembaga penyiaran yang bertujuan untuk mempererat silaturahmi antara KPID dan lembaga penyiaran serta memperkuat hubungan antar lembaga.


